Perencanaan Penerangan Laboratorium Teknik Elektro Universitas Pakuan dengan Software DIALux Evo 8.2

Authors

  • Hasto Soebagia Fakultas Teknik, Universitas Pakuan
  • Fikri Adzikri Fakultas Teknik, Universitas Pakuan
  • Muhammad Fadhil Toha Fakultas Teknik, Universitas Pakuan
  • Faza Ardiansyah Fakultas Teknik, Universitas Pakuan

DOI:

https://doi.org/10.33751/teknik.v24i02.9390

Keywords:

Laboratorium, Penerangan, Software DIALux

Abstract

Laboratorium sebagai tempat berlangsungnya pembelajaran dan praktikum, sudah seharusnya memberikan kenyamanan mata kepada pengguna untuk bisa melakukan praktikum atau pekerjaan lain dengan baik dan nyaman. Pencahayaan yang kurang tepat dapat membuat mata menjadi tidak nyaman dan cepat lelah. Selain itu, hal ini akan menyebabkan kelelahan mental dan kerusakan mata. Sesuai (SNI) 6197:2011, tentang tingkat pencahayaan minimum yang direkomendasikan untuk ruang laboratorium minimal 500 lux. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan perencanaan penerangan buatan (lampu) sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) secara visual di laboratorium Teknik Elektro Universitas Pakuan menggunakan software DIALux Evo 8.2. Metodologi Penelitian yang digunakan antara lain, pertama melakukan pengukuran dan observasi kondisi saat ini, yang antara lain dilakukannya pengukuran ruang, jumlah lampu yang digunakan, pengukuran intensitas penerangan menggunakan lux meter, kemudian hasil pengukuran dan obsevasi dibandingkan dengan kriteria pencahayaan, kedua memvisualisasikan penerangan laboratorium dengan menggunakan software DIALux evo 8.2. Software DIALux evo merupakan software yang digunakan untuk membuat scenario penerangan dalam tampilan 3D (pemodelan), memprediksi pencahayaan, dan memberikan perhitungan parameter objektif. Hasil pengukuran dan simulasi tingkat penerangan pada laboratorium yang masih dibawah Standar Nasional Indonesia (SNI-6197:2011), dioptimalisasi dengan menambahkan watt dan lumen lamun pada software DIALux evo hasil yang didapatkan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI-6197:2011).

Kata Kunci : Laboratorium, Penerangan, Software DIALux

 

Abstract

Laboratories, as places where learning activities and practical work are conducted, should provide visual comfort for users in order to support practical activities and other tasks effectively and comfortably. Inadequate lighting can cause visual discomfort and eye fatigue. Furthermore, improper lighting may also lead to mental fatigue and eye damage. According to Badan Standardisasi Nasional Standard (SNI) 6197:2011, the recommended minimum lighting level for laboratory rooms is 500 lux. The purpose of this study is to develop an artificial lighting plan in accordance with the Indonesian National Standard (SNI) for the Electrical Engineering Laboratory at Universitas Pakuan using the DIALux Evo 8.2 software. The research methodology consisted of two main stages. First, measurements and observations of the existing conditions were carried out, including room measurements, the number of lamps used, and lighting intensity measurements using a lux meter. The results of these measurements and observations were then compared with the established lighting criteria. Second, the laboratory lighting system was visualized using DIALux Evo 8.2 software. DIALux Evo is a software application used to create lighting scenarios in a 3D modeling environment, predict lighting performance, and provide objective parameter calculations. The results of both the measurements and simulations indicated that the lighting levels in the laboratory were still below the Indonesian National Standard (SNI 6197:2011). Optimization was then performed by increasing the wattage and lumen output of the lamps in the DIALux Evo software simulation. The optimized results successfully met the requirements of the Indonesian National Standard (SNI 6197:2011).

Keywords: laboratory, lighting, DIALux software

References

Astuti. 2000 tentang “Sistem Pencahyaan Alami dan Buatan” Jakarta. 2000.

A. F. Rifqi, “Evaluasi Penerangan Ruang Kelas Pada Gedung K.H. Mas Mansur Menggunakan Aplikasi DIALux, S1.” Universitas Islam Indonesia.

B. S. Nasional, SNI 6197;2011 “Konservasi Energi pada Sistem Pencahayaan,” Jakarta: BSN, 2011.

B. S. Nasional, SNI 7062;2019 “Pengukuran Intensitas Penerangan di Tempat Kerja,” Jakarta: BSN, 2019.

B. S. Nasional, SNI 03-6575:2001 “Tata Cara Perancangan Sistem Pencahayaan Buatan pada Bangunan Gedung," Jakarta: BSN, 2001.

B. S. Nasional, SNI 7062:2004 “Pengukuran Intensitas Penerangan di Tempat Kerja,” Jakarta: BSN, 2004.

Dimas. "Mengenal Sofware DIALux."

Zona Teknik. https://zona- teknikk001.blogspot.com/2021/05/yuk- mengenal-software-dialux- pengertian.html Diakses 25 September 2023.

Hedytono. 2009. Lampu Pijar dan Bagian- bagianya.

https://positiveinfo.wordpress.com/2009/ 01/06/risiko-bola-lampu-pada- lingkungan/ Diakses tanggal 29 Desember 2022.

M. Project. "Lampu Flourescent "

http://projectmedias.blogspot.com/2013/1 0/lampu-flourescent-pengertian-dan.html Diakses 25 September 2023.

M. Yusuf, “Efek Pencahayaan Terhadap Prestasi Dan Kelelahan Kerja Oprator,” Ind. Eng. Natl. Conf. (IENACO), pp. 24- 29, 2015.

O. Website, B. O. Please, Y. Find, and S. Material, A Textbook of Electrical Technology, Volume : III, Transmission,

Distribution and Utilization in S.1. Units.

Ramdan IM. Higiene Industry. 1 st .

Yogyakarta: Penerbit Biometry; 2013. 50- 54.

Downloads

Published

02-12-2023

How to Cite

Soebagia, H., Adzikri, F., Toha, M. F., & Ardiansyah, F. (2023). Perencanaan Penerangan Laboratorium Teknik Elektro Universitas Pakuan dengan Software DIALux Evo 8.2. Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK, 24(2), 15–20. https://doi.org/10.33751/teknik.v24i02.9390